Setelah mengunjungi beberapa titik di Solo sejak pagi, menjelang siang Presiden Jokowi tiba di Markas Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasura, dan Sukoharjo, Presiden Jokowi disambut Dangrup 2 Kopassus Kolonel Rafael Granada Baay. Kemudian Presiden berganti kendaraan taktis yang disiapkan untuk berkeliling asrama.
Kendaraan pertama diisi Presiden, Panglima TNI, KSAD, dan Danjen Kopassus. Termasuk dirinya dan ajudan dinas Presiden. Kendaraan kedua diisi oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Djaswandi, Sesmilpres, Danrem 074/Warastratama, Kolonel Maruli, dan Kapolresta Surakarta Kombes Ahmad Luthfi.
Saat Salat Jumat, Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAD Jenderal TNI Mulyono, Danjen Kopassus Mayjen TNI Muhammad Harindra, dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi. Hadir pula Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Maruli Simanjuntak, Komandan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kapolresta Surakarta Kombes Ahmad Luthfi.
Setelah menunaikan ibadah Salat Jumat, Jokowi memberikan pengarahan bagi semua anggota Kopassus serta anggota TNI maupun Polri yang hadir. Dilanjutkan dengan makan siang bersama di halaman masjid.
Meski acara sudah selesai, kejutan masih berlanjut. Seusai rangkaian kegiatan di Masjid Al Ihya, Presiden berjalan menuju ke mess Grup A Kopassus untuk menuju kendaraan dan berpamitan dan meninggalkan mess Grup 2 Kopassus menuju gerbang utama mako.
Terlihat anak-anak, istri-istri prajurit, dan prajurit TNI/Polri yang ikut Salat Jumat berbaris rapi di sepanjang jalan menuju gerbang utama, sambil membawa bendera Merah Putih dan melambaikan ke arah konvoi rangkaian Presiden.
Presiden Jokowi hanya membuka kaca mobilnya.
"Saya sudah tahu apa yang akan dilakukan Presiden setelah melihat rakyatnya berbaris, yakni beliau akan membuka kaca mobil untuk membagi-bagikan buku atau kaus. Tebakan saya benar, staf ajudan membuka bagasi mobil dan mengambil buku-buku untuk dibagikan kepada anak-anak yang telah berbaris di pinggir jalan," katanya.
Belum lama rangkaian bergerak, sejumlah ibu yang ingin bersalaman dengan Presiden tiba-tiba mencegat kendaraan di tengah jalan. Semula Presiden melayani jabat tangan para ibu tersebut.
Selanjutnya, ibu-ibu dan anak-anak mulai merapat ke mobil Presiden. Mobil pun berhenti dan Presiden keluar dari mobil, langsung membagi-bagikan buku kepada anak-anak dan menyalami warga Kompleks Kopassus yang ingin berjabat tangan.
Informasi berhentinya mobil Presiden sampai ke telinga para pejabat TNI yang sebelumnya melepas keberangkatan Presiden di depan mess Grup 2 Kopassus.
Spontan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berlari menuju lokasi tempat Presiden berhenti. Melihat Panglima TNI berlari, KSAD mengikuti. Demikian juga Pangdam IV Diponegoro dan Danjen Kopassus terpaksa ikut lari juga.
"Terjadilah pemandangan langka di Kesatrian Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan. Empat jenderal kompak berlari bersama mengejar Presiden yang tengah melayani keinginan rakyatnya," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.