JAKARTA- sebanyak 8 kali nama Indonesia berganti sejak zaman Majapahit hingga kemerdekaan pada 17 Agustus. Tentu melalui pergantian nama tersebut maka bisa dipastikan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang.
Lantas apa nama Indonesia pada zaman Majapahit? Jawabannya adalah Nusantara Pada Tahun 1336. Pada saat itu, negara Dwipatra berganti menjadi Majapahit
Selain itu ada 8 nama Indonesia yang digunakan sebelum masa kemerdekaan hingga saat ini.
1. Dwipantara Pada Tahun 78
Indonesia ternyata pertama kali memiliki sebuah nama yaitu Dwipantara pada tahun 78. Pada era tersebut Indonesia dikuasai oleh banyak kerajaan Hindu. Nama satu ini mengartikan dari sebuah bahasa Sansekerta yaitu kepulauan tanah seberang.
2. Nusantara Pada Tahun 1336
Lalu tepat pada tahun 1336, negara Dwipatra kemudian berubah nama menjadi Nusantara di era kerajaan Majapahit. Nama nusantara di ambik karena negara satu ini sanga terkenal sebagai penghasil sumber rempah-rempah terbesar didunia.
3. Hindia Pada tahun 1497
Kemudian negara Nusantara ternyata mulai berganti nama kembali menjadi Hindia pada tahun 1497. Nama tersebut ternyata diciptakan oleh Vasco Da Gama seorang penjajah asal Portugis. Nama Hindia diberikan karena sesuai dengan letak Indonesia yang berbatasan dengan Samudera Hindia.
4. Hindia Belanda Pada tahun 1596
Selanjutnya negara Hindia kemudian turut merubah nama menjadi Hindia Belanda pada tahun 1596. Nama tersebut ternyata di ubah oleh para penjajah Belanda karena pada saat itu berhasil menguasai wilayah Indonesia.
5. Insulinde Pada tahun 1860
Lalu tepat di tahun 1860, nama Indonesia mengalami perubahan untuk kelima kali dengan berganti menjadi negara Insulinde. Nama satu ini digagaskan oleh Edward Douwes Dekker karena merasa jijik Belanda memperlakukan rarkyat Indonesia dengan buruk. Dalam bahasa latin nama Insulinde mengartikan arti kepulauan.
6. Kepulauan Melayu Pada tahun 1869
Hanya 9 tahun saja, pemberian nama Insulinde ternyata tidak berangsur lama. Hingga kemudian dengan bergegas mendapatkan perubahan kembali menjadi Kepulauan Melayu di tahun 1869. Pemberian nama Kepulauan Melayu ternyata digagaskan oleh Alfred Russel Wallace seorang penjajah asal Inggris.
3. Hindia Pada tahun 1497
Kemudian negara Nusantara ternyata mulai berganti nama kembali menjadi Hindia pada tahun 1497. Nama tersebut ternyata diciptakan oleh Vasco Da Gama seorang penjajah asal Portugis. Nama Hindia diberikan karena sesuai dengan letak Indonesia yang berbatasan dengan Samudera Hindia.
4. Hindia Belanda Pada tahun 1596
Selanjutnya negara Hindia kemudian turut merubah nama menjadi Hindia Belanda pada tahun 1596. Nama tersebut ternyata di ubah oleh para penjajah Belanda karena pada saat itu berhasil menguasai wilayah Indonesia.
5. Insulinde Pada tahun 1860
Lalu tepat di tahun 1860, nama Indonesia mengalami perubahan untuk kelima kali dengan berganti menjadi negara Insulinde. Nama satu ini digagaskan oleh Edward Douwes Dekker karena merasa jijik Belanda memperlakukan rarkyat Indonesia dengan buruk. Dalam bahasa latin nama Insulinde mengartikan arti kepulauan.
6. Kepulauan Melayu Pada tahun 1869
Hanya 9 tahun saja, pemberian nama Insulinde ternyata tidak berangsur lama. Hingga kemudian dengan bergegas mendapatkan perubahan kembali menjadi Kepulauan Melayu di tahun 1869. Pemberian nama Kepulauan Melayu ternyata digagaskan oleh Alfred Russel Wallace seorang penjajah asal Inggris
7. To-Indo Pada tahun 1942
Lalu seiring berjalannya waktu, mulai tahun 1942, negara Indonesia mengganti nama untuk ketujuh kalinya dengan sebutan To-Indo. Nama baru satu ini ternyata digagaskan oleh para penjajah Jepang. Hal itu dikarenakan bahwa pada zaman itu Jepang berhasil mengambil alih Indonesia dan turut melakukan penjajahan.
8. Indonesia Pada tahun 1945
Hingga kemudian tidak berangsur lama hanya 3 tahun saja, Jepang kemudian menyerah kepada sekutu. Kemudian lantas rakyat tanah air berjuang untuk membuat negara satu ini merdeka, hingga pada tahun 1945, nama Indonesia secara resmi tercipta berkat perjuangan seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke.
(RIN)
(Rani Hardjanti)