Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar, Prabowo dan Anies Baswedan Jawab soal Harta dan Sumber Dana Kampanye Pilpres 2024

Lisvi Padlilah , Jurnalis-Rabu, 20 September 2023 |12:50 WIB
Ganjar, Prabowo dan Anies Baswedan Jawab soal Harta dan Sumber Dana Kampanye Pilpres 2024
Harta kekayaan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subiatno. (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Tiga bakal calon presiden (Bacapres) yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto bicara lugas tentang harta kekayaannya dan dana kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu mereka sampaikan saat hadir dalam program "Mata Najwa: 3 Bakal Capres Bicara Gagasan" yang dilaksanakan di Garha Saba Pramana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (19/9/2023) malam.

1. LHKPN Ganjar Pranowo dan Dana Politik

Menurutu Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Ganjar Pranowo, dia saat ini memiliki Rp13,45 miliar. Membuatnya jadi bacapres dengan harta kekayaan terbanyak kedua setelah Prabowo Subianto.

Menariknya, Ganjar mengaku kekayaannya tidak bertambah signifikan selama menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah (Jateng). Adapun data tersebut, menurut Ganjar, belum diperbarui KPK setelah laporan terakhirnya usai menjabat gubernur.

LHKPN Ganjar Pranowo tak bertambah banyak usai jadi gubernur Jawa Tengah. (Foto: iNews Media Group)

“Kira-kira segitu (Rp13,45 miliar). Tapi ini (kekayaan) 2022, ada yang lebih baru yang mungkin KPK belum melakukan (update) dan sekali lagi tiga hari setelah saya pensiun sudah saya laporkan,” kata Ganjar Pranowo.

Ganjar kemudian membeberkan kekayaannya tersebut termasuk utang. “Ya, masih segitu (kekayaan) karena setelah itu saya masih punya utang untuk bangun rumah saya di Jogja, dan saya jual rumah saya yang ada di Cibubur,” imbuhnya.

Sementara soal dana kampanye, Ganjar menegaskan jika partailah yang menyediakan dan bukan tanggung jawab dia. Sementara tugasnya adalah sebagai calon presiden.

"Ada yang lupa seolah-olah saya berjalan sendiri. Tidak, ada partai yang mengusung dan besok itu pertama kalinya pilpres pilihan legislatif bersama. Maka sekarang pembiayaan dari partai menyiapkan," kata Ganjar.

“Saya tidak diberikan tugas untuk itu (menyiapkan dana kampanye). aka saya berjalan sesuai dengan apa yang jadi penugasan saya sebagai capres," tegas Ganjar.

Meski demikian, Ganjar menjelaskan jika pembiayaan politik juga dapat diperoleh dari donasi terbuka. Yang penting, menurut dia, harus transparan, akuntabilitas, dan dapat memerptanggung jawabkan selama proses kapanye hingga berakhir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement