Yakni 20 orang di antaranya adalah perempuan ditambah para peserta yang berasal dari Sumatra dan Sulawesi. “Melalui Marx House, kaum komunis dapat menyuplai sebagian kebutuhan kader untuk pekerjaan-pekerjaan lapangan”.
Seiring dengan pengembangan jaringan, sejumlah para pimpinan PKI yang sebelumnya berada di luar negeri, mulai berdatangan. Mereka di antaranya Maruto Darusman, Setiadjid, dan Soeripno.
Tokoh komunis kawakan, yakni Alimin yang sudah 20 tahun menghilang dari Indonesia, juga muncul. PKI kemudian membagi peran para pimpinan dengan menyusup ke dalam organisasi PBI, SOBSI, Pesindo serta kalangan mahasiswa.
Demikian sejarah perjalanan Madiun sebagai salah satu tempat bersemainya ajaran komunisme. Puncaknya adalah meletusnya peristiwa Madiun Affair atau pemberontakan PKI Madiun 18 September 1948.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.