Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Pangeran Diponegoro Bertempur dengan Orang Terdekatnya di Perang Sabil

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 25 September 2023 |05:38 WIB
Saat Pangeran Diponegoro Bertempur dengan Orang Terdekatnya di Perang Sabil
Saat Pangeran Diponegoro Bertempur dengan Orang Terdekatnya
A
A
A

JAKARTA -Pangeran Diponegoro suatu ketika pernah harus berperang dengan pasukan dari Kiai Mojo. Mayoritas dari pasukan Kiai Mojo diisi oleh orang-orang Pajang. Hal ini menambah kesibukan Pangeran Diponegoro yang tengah berupaya melakukan perlawanan ke pemerintah kolonial Belanda.

Peperangan itu terjadi karena mengusung aspek kedaerahan yang terlalu kuat. Padahal kedua kubu ini sebenarnya sama-sama berjuang melawan penjajah Belanda. Bahkan sebagian besar basis pasukan mereka juga ada di Jawa tengah bagian selatan.

Pasukan Diponegoro yang didukung kaum santri sebanyak 200 orang laki-laki dan perempuan sebagaimana dikutip dari Peter Carey dalam bukunya "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro (1785 - 1825)". Para pasukan sang pangeran ini terdiri dari beberapa orang Arab dan peranakan Tionghoa.

Tak hanya itu, pasukan Pangeran Diponegoro juga ada yang berasal dari golongan santri istana, yang merupakan anggota hierarki pejabat resmi islam dan resimen pasukan yang direkrut dari para santri keraton. Sementara kelompok yang dibawa Kiai Mojo yang notabene juga dekat dengan Pangeran Diponegoro.

Bahkan di beberapa catatan sejarah merupakan penasehat sang pangeran, diisi oleh keluarga besar Kiai Mojo dan para santrinya yang datang dari tiga pesantren di Mojo, Banderan, dekat Delanggu, dan Pulo Kadang dekat Imogiri.

Perang Sabil namanya, menjadi catatan sejarah kelam bagi perjuangan Pangeran Diponegoro karena dimensi kedaerahan yang terlalu ditonjolkan.

Bahkan, beberapa kali pasukan keduanya ini bentrok di daerah-daerah seperti Demak pada Agustus - September 1825, Madiun pada November 1825 - Januari 1826, Rembang dan Jipang Rajekwesi, yang kini masuk Bojonegoro, pada November 1827 sampai Maret 1828.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement