Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Apakah Ada Keterlibatan Agen Khusus CIA dengan Peristiwa G30SPKI?

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Selasa, 26 September 2023 |13:33 WIB
Apakah Ada Keterlibatan Agen Khusus CIA dengan Peristiwa G30SPKI?
Apakah ada keterlibatan agen khusus CIA dengan peristiwa G30S/PKI?
A
A
A

JAKARTA - Peristiwa G30S/PKI menjadi sejarah kelam bagi bangsa Indonesia. Enam jenderal dan perwira TNI AD menjadi korban dalam kejadian yang didalangi PKI itu.

Di sisi lain, simpatisan PKI menjadi korban pembunuhan massal. Peristiwa ini menjadi akhir dari kekuasaan Soekarno sebagai presiden.

Dalam perjalanannya, ada sejumlah isu mengenai kemungkinan yang menyeruak dalam kejadian G30S/PKI ini. Itu termasuk dugaan adanya keterlibatan agen rahasia Amerika Serikat (AS) dalam peristiwa tersebut.

Diketahui, sebelum meletusnya kejadian itu, Presiden Soekarno dekat dengan kubu komunis. PKI pun juga menjelma menjadi kekuatan politik di Tanah Air.

Sementara itu, keberadaan isu Dewan Jenderal juga menyeruak. Kubu PKI menuding Dewan Jenderal sebagai sekumpulan perwira tinggi Angkatan darat yang tidak loyal kepada pemerintahan Soekarno atau Bung Karno. Bahkan secara serius PKI menuding Dewan Jenderal tengah menyiapkan kup atau kudeta.

“Sejak pernyataan Presiden Soekarno itu, beredar desas-desus di Jakarta mengenai adanya Dewan Jenderal yang anggotanya terdiri atas sejumlah perwira tinggi AD yang tidak loyal kepada Bung Karno,” demikian dikutip dari buku Jenderal Yoga Loyalis di Balik Layar.

Dalam waktu cepat desas-desus tentang adanya Dewan Jenderal yang tidak loyal kepada Bung Karno, meluas. Rumor yang tidak diketahui ujung pangkalnya itu dikaitkan dengan dengan isu penemuan dokumen Gilchrist.

Gilchrist adalah Dubes Inggris di Jakarta yang menulis surat kepada Sekretaris Muda Kementerian Luar Negeri Inggris Sir Harold Cassia.

Dalam dokumen yang ditemukan pada 25 Maret 1965 itu dikatakan adanya sekelompok perwira AD yang akan membantu pasukan Inggris dan Amerika Serikat yang berencana menyerbu Indonesia.

“Beberapa jenderal yang didesas-desuskan tidak loyal kepada Bung Karno itu yang juga diisukan menjalin kerja sama dengan pihak asing”.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement