“Apa yang saya lihat sangat sulit,” ujarnya.
“Saya telah melihat orang-orang dengan lebih dari 90% tubuhnya terbakar habis,” katanya, seraya menambahkan bahwa setidaknya 50 anak dinyatakan meninggal segera setelah mereka tiba di rumah sakit,” lanjutnya.
Mohammed mengatakan fasilitas medisnya kekurangan pasokan medis dan kesulitan untuk mengatasi tingginya gelombang korban.
Bagi banyak orang seperti Nassim dan teman-temannya, akan sangat sulit untuk menghilangkan keterkejutan yang mereka saksikan.
“Saya tidak bisa menggambarkan apa yang saya rasakan,” katanya. "Saya tahu keluarga-keluarga yang kehilangan hampir semua orang. Setidaknya tiga keluarga kehilangan setiap anggotanya dalam kebakaran tersebut. Seluruh masyarakat sedih, tidak hanya di provinsi Nineveh, tapi di seluruh Irak. Seluruh negara sedih,” lanjutnya.
(Susi Susanti)