Tsimlyansky mengatakan meskipun wajib militer reguler akan dilaksanakan, Rusia tidak memiliki rencana untuk mobilisasi lebih lanjut.
“Saya ingin menekankan bahwa Staf Umum (Angkatan Bersenjata Rusia) tidak memiliki rencana untuk melakukan mobilisasi lebih lanjut,” katanya.
Wajib militer di Rusia terjadi dua kali setahun. Wajib militer musim gugur lalu dimulai sebulan lebih lambat dari biasanya karena kemacetan di kantor wajib militer di tengah mobilisasi parsial.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.