Ramalan tersebut secara garis besar berarti bahwa suatu hari, Pulau Jawa akan diperintah dan dikuasai bangsa berkulit putih yang di kemudian hari dari arah utara akan datang bangsa berkulit kuning yang mengalahkan bangsa kulit putih, namun pemerintahan tersebut tidak akan lama, hanya seumur jagung.
Hal yang mengejutkan tentunya di mana ramalan tersebut berubah menjadi sebuah kenyataan. Belanda, sebagai orang berkulit putih, datang ke Indonesia dan menjajah selama hampir tiga abad lamanya. Kemudian Jepang, sebagai orang berkulit kuning di ramalan, berhasil mengusir Belanda dari Indonesia tahun 1942 dan menjajah negeri ini.
Pengaruh Ramalan Jayabaya terhadap Sikap Indonesia ke Jepang
Saat Jepang datang ke Indonesia, rakyat Indonesia memberikan sambutan yang ramah karena propaganda yang mereka bawa yang menyebut diri mereka sebagai saudara tua Indonesia dan akan memberikan kemerdekaan suatu hari. Namun, ramalan Jayabaya juga memberikan pengaruh signifikan didalamnya.
Mengambil isi ramalan yang mengatakan bahwa orang berkulit kuning, yang mereka percaya adalah Jepang, akan mengalahkan Belanda membuat mereka menyambut kedatangan Jepang dengan positif.
Isi dari ramalan Jayabaya merupakan hal yang menarik sehingga terdapat berbagai penafsiran. Beberapa mengklaim bahwa ramalan ini bisa saja merujuk pada peristiwa lain dalam sejarah Nusantara karena periode waktu seumur jagung yang hanya 3,5 bulan tidak sesuai dengan isi ramalan karena nyatanya Jepang menetap cukup lama.