JAKARTA - Seorang bocah kelas 2 SD Negeri di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan berinisial RPR (8) diduga menjadi korban bullying atau perundungan hingga dipukul dan ditendang oleh terduga pelaku kakak kelas.
Orangtua korban yakni Andi Reza Saputra (32) mengungkap bahwa korban mendapat perlakuan tidak menyenangkan dalam bentuk bully sejak duduk di bangku kelas 1 SD. Bahkan, korban R sempat ditendang alat vitalnya hingga bengkak dan berakhir dimediasi pihak sekolah.
"Sebelumnya pernah kelas 1 anak saya sampai ditendang alat kelaminnya bengkak," kata Andi kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (5/10/2023).
"Sudah di mediasi dari pihak sekolah anak saya korban R," tambahnya.
Andi tak menyangka ketika naik ke kelas 2 anaknya justru makin sering menjadi target bullying hingga pemalakan oleh kakak kelasnya.
"Ternyata ketika naik ke kelas 2 sering tuh anak saya kadang dipalak dimintain uang sama kakak kelasnya kadang Rp5 ribu, Rp10 ribu saya kasih dia uang jajan sekitar segitu berarti kalau dimintai itu anak tidak jajan dong," ujar Andi.
Andi juga mendapati bahwa badan korban R hingga memar diduga akibat menjadi target bullying. "Kadang anak saya badannya sampai memar-memar gitu kan," ungkapnya.