Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Update Perang Rusia-Ukraina, Serangan Rudal Hantam Kafe di Ukraina Tewaskan 50 orang

Serli Utari Dewi , Jurnalis-Jum'at, 06 Oktober 2023 |13:58 WIB
<i>Update</i> Perang Rusia-Ukraina, Serangan Rudal Hantam Kafe di Ukraina Tewaskan 50 orang
Foto: Reuters.
A
A
A

KYIV - Sebuah rudal milik Rusia menghantam cafe dan supermarket di timur laut Ukraina, menyebabkan bangunan itu hancur menjadi puing–puing dan menewaskan 51 orang. Tumpukan puing-puing bangunan tersebut masih tersisa di cafe dan supermarket yang diserang pada Kamis (5/10/2023) sore di Desa Hroza.

Menurut pejabat regional, serangan rudal yang terjadi wilayah Kharkiv merupakan serangan yang paling mematikan sejak invasi Rusia 19 bulan lalu dan memakan korban jiwa paling besar dalam serangan yang dilakukan Rusia, dilansir dari Brisbane Times.

“Pemukiman ini berpenduduk sekira 330 orang,” kata Gubernur wilayah tersebut Oleh Synehubov di televisi nasional, dibandingkan dengan 500 orang sebelum Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022.

“Faktanya, seperlima penduduk desa ini tewas dalam satu serangan teroris.” tambahnya.

Synehubov mengatakan terdapat anak-anak yang menjadi korban, karena mereka tetap tinggal di desa meskipun sudah diperintahkan untuk mengungsi pada masa perang.

Selain itu, desa tersebut terletak di dekat kota Kupiansk, dimana daerah itu telah direbut oleh pasukan Ukraina pada akhir tahun lalu dan cukup dekat dengan garis depan perang.

Pada saat evakuasi, petugas penyelamat berhasil melewati tumpukan puing-puing dan membawa mayat-mayat tersebut ke lapangan samping taman bermain anak–anak. Beberapa dimasukkan ke dalam kantong jenazah berwarna putih dan dibawa pergi, sisanya hampir tidak tertutup kain dengan tangan yang menonjol keluar.

Kemudian, juru bicara layanan darurat regional mengatakan melalui Telegram bahwa pencarian korban yang selamat telah selesai, dan jumlah korban yang tewas mencapai 51 orang dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko, mengatakan bahwa para pejabat setempat sedang duduk untuk makan di kebaktian dan terdapat anak-anak yang sedang menghadiri acara peringatan di kafe ketika rudal menghantam.

“Dari setiap keluarga, dari setiap rumah tangga, ada yang hadir pada peringatan ini. Ini adalah tragedi yang mengerikan,” kata Klymenko kepada televisi Ukraina.

Menurut Klymenko serangan tersebut dilakukan dengan rudal balistik Iskander, karena sangat tepat sasaran dan adanya kejadian ini dinas keamanan Ukraina merespon secara cepat dengan menyelidikinya. 

“Para teroris sengaja melakukan penyerangan pada jam makan siang, untuk memastikan jumlah korban yang maksimal,” kata Menteri Pertahanan Rustem Umerov.

“Tidak ada sasaran militer di sana. Ini adalah kejahatan keji yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti warga Ukraina.

Presiden Volodymyr Zelensky, yang sedang menghadiri pertemuan dengan para pemimpin Eropa di Spanyol, mengatakan bahwa teror yang dilakukan oleh Rusia harus dihentikan.

“Sekarang kami berbicara dengan para pemimpin Eropa, khususnya, tentang memperkuat pertahanan udara kami, tentang memperkuat tentara kami, tentang memberikan perlindungan kepada negara kami dari teror,” katanya dalam sebuah postingan di aplikasi pesan Telegram.

Rusia telah sering melakukan serangan udara sejak dimulainya invasi besar-besaran pada Februari 2022, Ukraina pun melancarkan serangan balasan di selatan dan timur yang menurutnya serangan itu mengalami kemajuan walaupun bertahap.

Namun, Moskow membantah atas apa yang dilakukan di Hroza, Pihaknya mengatakan bahwa ia tidak menargetkan warga sipil dalam serangan yang melanda daerah tersebut.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement