Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Penghargaan Ganjar Pranowo Saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah

Royandi Hutasoit , Jurnalis-Minggu, 08 Oktober 2023 |15:00 WIB
3 Penghargaan Ganjar Pranowo Saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo raih penghargaan (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Calon Presiden Ganjar Pranowo, kerap meraih sejumlah penghargaan yang menggambarkan komitmennya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Selama menjabat selama 2 periode, Ganjar memperoleh beberapa penghargaan prestisius.

Lantas apa saja penghargaan yang diterima pria berambut putih itu? Ini adalah tiga penghargaan menginspirasi yang menggambarkan peran dan kontribusi Ganjar dalam memajukan Jawa Tengah.

1. Penghargaan BKN Award 2022

 

Pada tahun 2022, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan tiga buah penghargaan kepada Ganjar Pranowo. Politisi berambut putih ini menerima tiga penghargaan bergengsi dalam bidang manajemen kepegawaian.

Penghargaan ini mencakup pengakuan khusus atas komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepegawaian BKN, peringkat keempat dalam penerapan sistem informasi dan CAT, serta peringkat kelima dalam implementasi manajemen kinerja.

Pemberian penghargaan ini diberikan oleh Bima Haria Wibisana selaku Pelaksana Tugas (Plt) BKN.

Bima menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada instansi pemerintah yang telah berhasil menjalankan manajemen ASN di wilayahnya masing-masing.

Ini mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengadaan ASN, proses bisnis kepegawaian, manajemen kinerja, penerapan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK), hingga pemanfaatan layanan digital ASN.

“Ini merupakan tahun kedelapan sejak BKN Award diluncurkan pada tahun 2015, dengan tujuan untuk memacu kinerja K/L/D dalam melaksanakan implementasi manajemen ASN. Untuk pemenang BKN Award Tahun 2022 diumumkan dalam forum evaluasi pengelolaan manajemen kepegawaian se-Indonesia melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2022 yang diselenggarakan secara hybrid, Kamis 21 Juli 2022,” jelasnya.

Selama massa kepemimpinannya Ganjar diketahui senang melakukan kunjungan dadakan atau ‘grebek’ kantor Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Tengah. Kunjungan ini dia lakukan untuk menjaga integritas ASN dan kemampuan mereka melayani publik


2. Penghargaan Kategori Khusus Bagi Provinsi yang Memulai Inisiasi Awal Sirkular Ekonomi Bappenas


Komitmen serius Ganjar Pranowo dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) telah diberikan penghargaan oleh Bappenas RI.

Bappenas memberikan penghargaan khusus kepada Jawa Tengah sebagai provinsi yang menjadi pelopor dalam memulai langkah awal menuju sirkular ekonomi, sebagaimana tercatat di laman resmi Bappenas.

Sirkuler ekonomi, yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam, mengurangi limbah, dan mendorong keberlanjutan, dianggap dapat diterapkan di Jawa Tengah melalui pengembangan EBT atau energi bersih.

Penilaian ini didasarkan pada banyaknya jumlah Desa Mandiri Energi (DME) di Jawa Tengah, yang saat ini mencapai 2.353 desa. Desa-desa ini terdiri dari 2.167 DME inisiatif, 160 DME yang sedang berkembang, dan 26 DME yang sudah mapan.

Jawa Tengah memiliki potensi EBT yang besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, seperti panas matahari, gas rawa, geothermal, angin, dan air. Dengan bantuan Ganjar dan timnya di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Tengah (ESDM), potensi ini telah digali dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat. Melalui pengembangan EBT ini, prestasi Ganjar juga diakui oleh Institut for Essential Service Reform (IESR).

3. Penghargaan Provinsi dengan Strategi Penyaluran KUR Terbaik

 

Program ini dihadirkan karena Ganjar sadar akan kesulitan UMKM untuk memperoleh dana. Setelah mengembangkan Hetero Space, tentunya kebutuhan pendanaan UMKM akan kerap meningkat pesat.

“Maka pada saat itu kita genjot sosialisasinya, kita membuat aksesnya, kemudian perbankan yang ada di Jawa Tengah kita kumpulkan untuk sosialisasi, dan sambutan oleh para pelaku UMKM luar biasa” ujar Ganjar dalam acara KUR Award di Jakarta.

Untuk menawarkan solusi, Ganjar telah menjalin kerja sama dengan Bank Jateng dan menghadirkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Supermicro. KUR Supermikro bertujuan untuk membantu UMKM dalam memperoleh modal usaha dengan suku bunga yang sangat kompetitif, hanya 3% per tahun.

Langkah ini menjadi awal bagi Jawa Tengah untuk menjadi salah satu penyalur KUR terbesar di Indonesia pada tahun 2022, dengan total penyaluran mencapai Rp55,27 triliun pada tahun sebelumnya.

Melalui kesuksean ini Ganjar Pranowo dan Jawa Tengah menempati posisi pertama sebagai Provinsi dengan Strategi Penyaluran KUR Terbaik. Penghargaan ini diberikan di Jakarta dalam sesi KUR Award.

Dengan prestasi-prestasinya yang mengesankan, Ganjar Pranowo terus membuktikan dedikasinya untuk memajukan Jawa Tengah.

Penghargaan dari BKN, pengakuan atas upayanya dalam pengembangan EBT, dan strategi penyaluran KUR yang inovatif semuanya merupakan bukti konkret dari kepemimpinannya yang efektif dan progresif.

Selain meraih penghargaan, apa yang lebih penting adalah dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat dan UMKM di Jawa Tengah. Ganjar Pranowo tidak hanya menjadi seorang pemimpin yang dihormati, tetapi juga seorang penggerak perubahan yang berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi provinsi dan rakyatnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement