JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa merusak kekuatan M6,2 yang mengguncang Afghanistan, Sabtu, 7 Oktober 2023, pukul 11.12.50 waktu setempat.
Hiposenter gempa terletak pada koordinat 34.46°LU ; 62.02°BT pada kedalaman 10 km. Pusat gempa terletak di daratan pada jarak 20 km Barat Laut Kota Herat atau 783 km Barat Daya Kabul, Afghanistan.
“Secara tektonik, gempa ini tergolong gempa kerak dangkal (Shallow Crustal Earthquake), akibat adanya deformasi batuan di sepanjang Sesar Herat. Analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan bahwa gempa tersebut mempunyai mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkap Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya, dikutip Senin (9/10/2023).
Daryono mengatakan, mengacu pada peta tingkat guncangan/shakemap, diperkirakan gempa yang terjadi menyebabkan guncangan kuat di Kota Herat, Afghanistan dengan skala intensitas mencapai VI MMI (dirasakan semua orang, banyak yang ketakutan dan lari ke dalam ruangan. Beberapa perabot berat berpindah, beberapa contoh plester jatuh atau cerobong asap rusak. Kerusakan sedikit).
“Gempa ini dilaporkan menimbulkan banyak kerusakan bangunan dan ratusan orang meninggal,” katanya.
Sementara itu, hingga pukul 07.50 WIB tanggal 8 Oktober 2023, hasil monitoring BMKG terhadap gempa susulan menunjukkan telah terjadi 6 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,9.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.