Banyaknya upaya pembunuhan membuat dia harus duduk di kursi roda setelah kehilangan satu lengan dan kakinya, menurut Financial Times, sementara organisasi lain mengklaim dia juga kehilangan satu matanya.
Laporan Financial Times mengutip para pejabat Israel yang mengatakan bahwa Deif telah mencari sasaran yang berdampak besar, seperti pemukim dan tentara di wilayah pendudukan, bus di Yerusalem dan Tel Aviv.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.