Namun, di balik tempat ibadah ini, terdapat makam-makan jenderal dan tentara Belanda yang kalah perang saat itu. Dan, di sanalah kilas balik perperangan terasa.
BACA JUGA:
"Dulu memang gedung ini dijadikan gereja, nah jika melihat di belakang ada taman itu dulunya makan tentara Belanda, dan jenderal," jelas Irfan sebagai pemandu wisata kepada Okezone, di Museum Wayang.
BACA JUGA:
Kemudian, seiring perkembangan zaman, dan perubahan jabatan gubenur di Jakarta, makam itu dikemas menjadi sebuah taman yang dikelilingi dengan ukiran dinding berbahasa Belanda.
"Sejak Gubenur Ali Sadikin menjabat, gedung ini diubah menjadi museum, dan makam dibuat jadi taman. Tulang-tulang tentara itu dikirim ke Museum Prasasti," tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.