Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Spesialis Perampok Brankas Bisa Raup Lebih dari Rp2 Miliar

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Senin, 16 Oktober 2023 |20:09 WIB
Spesialis Perampok Brankas Bisa Raup Lebih dari Rp2 Miliar
Pelaku perampokan brankas bisa raup lebih dari Rp2 miliar ketika beraksi (Foto ilustrasi: Freepik)
A
A
A

 

JAKARTA - Polisi menangkap spesialis pelaku perampokan brankas yang kerap beraksi di kawasan Jakarta Selatan. Selain beraksi sambil membawa senjata api rakitan, pelaku juga bisa meraup lebih dari Rp2 miliar saat melakukan aksi jahatnya itu.

"Kerugian yang dialami korban ini satu TKP itu uang tunai sebesar Rp52.503.000 untuk selanjutnya 9 buah BPKB, 3 bundel kertas cek terlampir, 1 unit Laptop merek Lenovo, 1 unit Laptop merek Toshiba, 1 unit macbook pro 13, 3 buah giro dari bank BCA dengan total nilai sebesar Rp2 miliar lebih," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro pada wartawan, Senin (16/10/2023).

Menurutnya, dari hasil penyelidikan ada 3 lokasi perampokan di Jakarta Selatan, yakni di Cilandak dan Pasar Minggu, yang mana dari satu lokasi itu pelaku bisa sampai meraup untung hingga Rp2 miliar lebih.

Dalam beraksi, pelaku yang profesinya pegawai swasta dan pengangguran itu punya peran masing-masing, HIS berperan mengikat tangan satpam, membuka pintu gerbang, dan membonhkar brangkas hingga mengambil barang elektronik.

"Pelaku ATP perannya membongkar berankas dengan linggis bersama dengan tersangka HIS membawa laptop," tuturnya.

Lalu, kata dia, pelaku JS dan S berperan menodongkan senjata api jenis makarof pada satpam dan membantu membongkar brangkas. Sedangkan pelaku MN menodongkan senjata jenis revolver, sebagai pengawas situasi di area bawah tempat kejadian perkara.

"Masih kami kembangkan karena pengakuan pelaku sudah 5 kali beraksi. Begitu juga asal usul senjata itu masih kani dalami darimana mereka dapatkan," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement