Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Panjang dan Awal Zionisme Dirikan Negara Israel hingga Menjajah Palestina

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2023 |14:42 WIB
Sejarah Panjang dan Awal Zionisme Dirikan Negara Israel hingga Menjajah Palestina
David Ben Gurion Mendeklarasikan Negara Israel/ist
A
A
A

JAKARTA – Sejarah dan awal mula zionisme membangun Negara Israel hingga menjajah Palestina akan dibahas lengkap dalam artikel ini.

Berkecamuknya perang Hamas-Israel, yang mengakibatkan ribuan orang meninggal di keduabelah pihak tidak luput dari istilah zionisme. Namun tahukah Anda apa arti zionisme?

Mengutip Britannica, zionisme adalah upaya keagamaan dan politik yang membawa ribuan orang Yahudi dari seluruh dunia kembali ke tanah air kuno mereka di Timur Tengah. Mereka membangun kembali Israel sebagai lokasi sentral bagi identitas Yahudi.

David Ben-Gurion merupakan Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Pertama Israel. Dia menjabat sebagai Perdana Menteri Israel cum Menteri Pertahanan Pertama Israel dalam dua kali masa jabatan. Masa jabatan pertama dia emban pada 1948 hingga 1953. Setelah itu, kembali menjabat pada 1955 hingga 1963.

Namun, sejumlah pihak menyebut zionisme sebagai ideologi yang agresif dan diskriminatif. Gerakan zionis pun berhasil mendirikan tanah air Yahudi di negara Israel. Zionis berasal dari istilah “Zion”, yang merupakan istilah Ibrani yang merujuk pada Yerusalem.

Orang Yahudi menganggap daerah-daerah tertentu di Israel sebagai tempat suci. Taurat, teks agama Yahudi, menggambarkan kisah para nabi kuno yang diperintahkan Tuhan mereka untuk kembali ke tanah air ini.

Filosofi dasar gerakan zionis telah ada selama ratusan tahun. Sementara itu, zionisme modern secara resmi berakar pada akhir abad ke-19. Waktu itu, orang-orang Yahudi di seluruh dunia menghadapi pertumbuhan anti-semitisme.

Pada tahun itu, ada ketegangan antara orang Yahudi dan Eropa sehingga memicu gerakan Zionisme. Dalam sebuah insiden di tahun 1894, seorang perwira Yahudi di tentara Perancis bernama Alfred Dreyfus, dituduh palsu dan dihukum karena pengkhianatan. Peristiwa ini, yang kemudian dikenal sebagai “Perselingkuhan Dreyfus,” memicu kemarahan orang-orang Yahudi dan banyak lainnya.

Orang-orang Yahudi yang teraniaya berjuang menyelamatkan identitas mereka. Gagasan kembali ke tanah air mereka dan memulihkan budaya Yahudi muncul kembali. Zionisme modern secara resmi didirikan sebagai organisasi politik oleh Theodor Herzl pada tahun 1897.

Sebagai seorang jurnalis Yahudi dan aktivis politik dari Austria, Herzl percaya bahwa populasi Yahudi tidak dapat bertahan jika tidak memiliki bangsa sendiri.

Setelah Peristiwa Dreyfus, Herzl menulis Der Judenstaat, pamflet ini menyerukan pengakuan politik atas tanah air Yahudi di wilayah yang saat itu dikenal sebagai Palestina.  Setelah itu di tahun 1897, Herzl mengadakan Kongres Zionis pertama di Basel, Swiss.

Dia juga menjadi presiden pertama Organisasi Zionis Dunia. Meskipun Herzl meninggal pada tahun 1904, bertahun-tahun sebelum Israel secara resmi dinyatakan sebagai negara, ia sering dianggap sebagai bapak zionisme modern.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement