Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar-Mahfud Berbicara Reformasi Hukum, Ganjar: Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2023 |14:57 WIB
Ganjar-Mahfud Berbicara Reformasi Hukum, Ganjar: <i>Mboten</i> Korupsi, <i>Mboten Ngapusi</i>
A
A
A

JAKARTA - Duet Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (cawapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD bertekad untuk melaksanakan reformasi hukum yang bertujuan untuk mengurangi tindak korupsi.

Dalam sebuah sesi di acara Mata Najwa, Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa slogan "Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi" yang diterapkan di Jawa Tengah (Jateng) merupakan alat untuk menegaskan penegakan hukum dalam administrasi pemerintahan.

“Ketika kita pakai Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi, maaf dengan segala hormat saya pada kawan-kawan saya, anda saya pecat, karena korupsi dan belum masuk ke pengadilan,” ujar Ganjar melalui Youtube Mata Najwa, Kamis (18/10/2023).

Ganjar mengaku tak akan ragu untuk mengeluarkan seseorang yang terlibat dalam kasus korupsi, tanpa memandang status atau hubungan pribadi, termasuk teman atau rekan politik. Jika evaluasi dan investigasi menunjukkan bukti yang memadai, pemecatan dianggapnya sebagai langkah yang menunjukkan sikap tegas.

“Ada investor masuk diperas, yang meras siapa itu? Ini pak orangnya, siapa dia? Staff, otomatis kepala dinasnya langsung bicara, sudah saya berhentikan pak, tanpa saya perintah,” lanjutnya.

Menurut Ganjar, menangani korupsi adalah tugas bersama yang harus diemban oleh semua pihak (aktor). Penegakan hukum bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak, tetapi menjadi tanggung jawab semua aktor termasuk masyarakat.

“Kalau regulasi sudah, kelembagaan dan sistem sudah, maka tinggal aktor,” lanjutnya

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement