Dalam keterangan persnya usai mengakhiri rangkaian kegiatan, dia menyebut, program ini merupakan jawaban atas berbagai persoalan pangan yang tengah dihadapi oleh dunia global. Sebagai negara yang kaya lahan, Wapres tentu tidak menginginkan Indonesia mengalami krisis pangan.
"Oleh karena itu, kita ingin mengoptimalkan semua lahan, terutama lahan yang tidur, untuk dijadikan lahan produktif," tegasnya.
Menurut Wapres, tugas optimalisasi ini juga menjadi tanggung jawab TNI, sebab lembaga ini memiliki banyak lahan yang dapat diberdayakan untuk sektor pertanian.
"(Optimalisasi) ini juga bagian daripada tugas TNI dalam rangka operasi militer selain perang ya. OMSP-nya ya ini sekarang dioptimalkan pada masalah penanggulangan ketahanan pangan," tuturnya.
Sebagai informasi, Taman Pancasila merupakan kawasan pertanian terpadu yang dikelola oleh Korem 051/Wijayakarta yang difungsikan sebagai wahana edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budi daya pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta pengembangan UMKM secara terpadu di lahan seluas sekitar 43 hektare. Sebagai pilot project, konsep integrated farming musim tanam kering ini diharapkan dapat diterapkan di berbagai lokasi.
Hadir dalam rangkaian acara ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Nasional Pangan Arif Prasetyo Adi, Panglima TNI Yudo Margono, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, segenap jajaran dari unsur TNI, Kementerian Pertanian, dan masyarakat.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.