Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Masjid Kuno Peninggalan Pengawal Pangeran Diponegoro

Nanda Aria , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2023 |04:06 WIB
Mengenal Masjid Kuno Peninggalan Pengawal Pangeran Diponegoro
Masjid kuno peninggalan Pangeran Diponegoro menyimpan manuskrip berusia ratusan tahun/Foto: Istimewa
A
A
A

Terdapat manuskrip kuno

Masjid kuno dan pesantren adalah salah satu tempat dimana manuskrip seringkali ditemukan. Begitu pula dengan Masjid Kuno At-Taqwa. Menurut pengakuan Kiai Hamid, para leluhurnya meninggalkan warisan berupa ratusan bundel manuskrip yang berisi ragam ajaran-ajaran keislaman. Namun, hingga kini hanya 18 bundel manuskrip saja yang tersisa.

“Manuskrip-manuskrip itu berangsur-angsur hilang karena kondisi bangunan masjid yang mulai rapuh dan bocor. Sebagian diselamatkan, sebagian lagi dibakar karena rusak. Sejak dipugar pada tahun 1997, tersisa 18 manuskrip saja,” ungkap Kiai Hamid.

 BACA JUGA:

Meskipun menyadari akan pentingnya manuskrip-manuskrip tersebut, Kiai Hamid menambahkan dirinya merasa kesulitan untuk menyelamatkannya. Tidak ada perawatan khusus selain menempatkannya di dalam lemari kayu yang diletakkan di bagian teras masjid.

Kini, benda cagar budaya tersebut berada dalam kondisi yang memprihatinkan misalnya banyak bagian-bagian yang sobek, lembab, berlubang, dan rapuh.

Untuk mengantisipasi semakin meluasnya kerusakan-kerusakan itu, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Centre forthe Study of Manuscript Culture (CSMC) University of Hamburg berinisiatif untuk melakukan misi penyelamatan terhadap manuskrip-manuskrip tersebut.

Melalui program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA), kedua lembaga ini bekerjasama untuk menyelamatkan isi manuskrip-manuskrip itu dengan cara mengalihkannya menjadi media digital.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement