Setelah menghabiskan jatah gagalnya, Agus berhasil lulus bahkan dengan nilai terbaik kedua se-Jawa Barat pada 1991. Setelah menjadi tentara, Agus terus melanjutkan pendidikan militer.
Mulai dari Sussarcab Infanteri, Komando, Dik Free Fall, Dik PARA Madya, Diklapa I, Suslapa Infanteri, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, Lemhannas.
Di militer kariernya moncer dengan mengawali sebagai Pama Pussenif, kemudian menjadi Pama Kopassus, Kasi Ops Sektor A di Timor Timur, Danyon 22 Grup 2 Kopassus, Kapen Kopassus.
Lalu, menjadi Dandim 0735/Surakarta, Waasops Kasdivif 2/Kostrad, Asops Kasdam I/Bukit Barisan, Dosen Madya Seskoad.
Pamen Denma Mabesad, Danrindam II/Sriwijaya, Danrem 132/Tadulako, Pamen Denma Mabesad, Wadanpussenif Kodiklatad, Danrem 061/Surya Kencana.
Agus juga pernah menjadi Danpaspampres, Pangdam III/Siliwangi, dan Wakasad. Kini, Jenderal yang Abituren Akademi Militer tahun 1991 dan berasal dari Korps Infanteri Kopassus itu menjabat sebagai KSAD dan menjadi calon tunggal Panglima TNI.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.