Selain itu, kata Jokowi, bahan baku pupuk juga berasal dari Rusia, Ukraina dan Belarusia. Hal tersebut juga membuat harga gandum naik.
"Saya saat bertemu presiden Zelensky saat itu, dia menyampaikan ‘Presiden Jokowi, di Ukraina sekarang ini ada 77 juta ton gandum yang berhenti, tidak bisa kita ekspor’ Saya pindah ke Rusia, ngomong sama presiden putin 3 jam, cerita hal yang sama,”ujarnya.
“Di Rusia ada 130 juta ton gandum berhenti. Artinya 207 juta ton gandum berhenti di Ukraina dan Rusia. Artinya apa? Ada negara-negara yang tidak mendapatkan bahan makanan karena perang di Ukraina. Kita tidak merasakan itu karena di sana stop kita bisa mencari yang lebih dari negara lain," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )