Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Sosok Jenderal Sampah yang Pernah Bikin Murka Soeharto

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Jum'at, 10 November 2023 |16:16 WIB
Inilah Sosok <i>Jenderal Sampah</i> yang Pernah Bikin Murka Soeharto
Letjen Kemal Idris. (Foto: Dok Ist)
A
A
A

LETJEN Kemal Idris dikenal suka bicara apa adanya. Salah satu sosok pendiri Orde Baru ini pernah meminta Soeharto mundur dari jabatannya pada 1980. Pasalnya, saat itu Soeharto sudah memimpin selama 3 periode.

Usulan Kemal Idris tentunya tidak disambut baik oleh Soeharto. Seperti yang sudah-sudah, Kemal Idris dicopot dari jabatan dan akhirnya menjadi pengurus perusahaan sampah DKI Jakarta. Sejak saat itu, namanya disebut sebagai ‘Jenderal Sampah’.

Letjen Kemal Idris lahir di Singaraja, Bali, pada 10 Februari 1923 dan dianggap 'anak bandel' oleh para senior-senior di masanya.

 BACA JUGA:

Mengutip buku 'Letjen TNI Purn Prabowo Subianto, Kepemimpinan Militer, Catatan dari Pengalaman', Prabowo yang saat itu berusia 17 tahun, baru saja pulang dari luar negeri. Saat itu Kemal Idris sudah sangat terkenal sebagai tokoh TNI. Pada saat itu ia dikenal sebagai salah satu tokoh TNI Angkatan Darat (AD) yang merupakan salah satu tokoh kunci Orde Baru di awal mulainya Orde Baru.

"Beliau bersama Letnan Jenderal TNI HR Dharsono dan Surono (pada saat itu Mayor Jenderal TNI Surono yang kemudian menjadi Jenderal TNI KSAD dan selanjutnya Wapangab) juga bersama Kolonel Infanteri (pada saat itu) Sarwo Edi Wibowo adalah tokoh-tokoh kunci yang mendukung Pak Harto di tahun tahun setelah G30S/PKI sampai Pak Harto dikukuhkan sebagai Presiden Republik Indonesia kedua pengganti Bung Karno," ucap Prabowo, dikutip dari Sindonews.

Di keluarga Prabowo, Kemal Idris sering disebut-sebut. Sering dengar cerita-cerita tentang Kemal Idris. Kemal Idris adalah sahabat dekat Subianto Djojohadikusumo yang gugur dalam peristiwa Lengkong bersama Mayor Daan Mogot dan para Taruna dari Akademi Militer Tangerang pada tanggal 25 Januari 1946.

"Saya ini sahabat pamanmu. Pamanmu orang yang sangat berani. Jika pamanmu masih hidup, saya yakin dia yang jadi Pangkostrad. Kamu harus ikut jejak pamanmu. Subianto itu dulu jagoan," tutur Prabowo.

 BACA JUGA:

Prabowo pun teringat kata-kata beliau. Setelah dipelajari lebih dalam lagi tentang riwayat hidup Kemal Idris, ternyata ia orang yang sangat patriotik, pemberani, dan sangat lurus serta terbuka.

Batalyon Kemal Idris adalah batalyon TNI pertama yang masuk ibu kota setelah Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia. Waktu itu Pak Kemal Idris berpangkat Mayor dan jadi sangat terkenal.

Pada saat itu tradisinya adalah batalyon-batalyon TNI diberi julukan nama komandannya. Jadi ada Batalyon Kemal Idris, Batalyon Ahmad Yani, Batalyon Poniman dan sebagainya.

Pada saat peristiwa 17 Oktober 1952, Batalyon Kemal Idris terlibat mengepung istana. Jiwa Kemal Idris adalah jiwa pemberani, jiwa yang sangat pro rakyat dan jiwa yang sangat nasionalis.

"Ia sangat membenci korupsi dan ia bahkan dengan berani sering mengkritik atasan, sehingga senior-senior beliau sering menganggap beliau 'anak bandel'," ujar Prabowo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement