Sang pangeran membatalkan di tengah jalan ritual tersebut. Tindakan ini menunjukkan bahwa sekalipun ia penganut mistik Islam- lawa, Pangeran tidak setuju dengan beberapa aspek praktek adat istiadat kebatinan Jawa yang takhayul pada masa itu.
Saat fajar menyingsing tanggal 3 November setelah berkuasa persis 865 hari, Sultan Hamengku Buwono III wafat. Residen Inggris, Kapten Garnham segera memerintahkan tentara Sepoy untuk menjaga segel- segel dan gembok ruang-ruang kerajaan untuk mempersiapkan penguasa baru.
Dalam babadnya, Diponegoro banyak berbicara tentang hal ini, bahwa tak seorang pun di Yogya yang menduga Sultan wafat dalam usia begitu muda.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.