Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Klaim Temukan Jasad Sandera Hamas di Dekat RS Al-Shifa

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 17 November 2023 |08:52 WIB
Israel Klaim Temukan Jasad Sandera Hamas di Dekat RS Al-Shifa
Yehudit Weiss. (Foto: Keluarga)
A
A
A

TEL AVIV - Militer Israel mengatakan tentaranya telah menemukan mayat seorang sandera Israel yang dibawa ke Gaza oleh Hamas dalam serangannya bulan lalu.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan Yehudit Weiss, (65), ditemukan di sebuah rumah dekat rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza.

Dikatakan bahwa keluarganya telah diberitahu, dan jenazahnya akan dikembalikan ke Israel.

Weiss diculik dari rumahnya di Be'eri dekat perbatasan Gaza.

Dia telah pulih dari kanker payudara ketika Hamas melancarkan serangan mematikannya pada 7 Oktober, namun tanpa obat ketika dia dibawa, menurut kelompok Bring Them Home Now.

Weiss bekerja di taman kanak-kanak kibbutz miliknya, mengelola ruang makan dan berspesialisasi dalam keperawatan sebelum dia pensiun, kata kelompok itu sebagaimana dilansir BBC.

Dia adalah seorang "nenek penuh waktu yang penyayang", katanya, seraya menambahkan bahwa dia menyukai budaya, olahraga, perjalanan, dan membuat kue.

Suaminya, Shmulik, seorang rabi, tewas dalam serangan Hamas.

Dalam sebuah pernyataan, IDF mengatakan bahwa senapan Kalashnikov dan granat berpeluncur roket termasuk di antara senjata yang ditemukan di lokasi jenazahnya berada.

“Sayangnya, Yehudit dibunuh oleh teroris di Gaza dan kami tidak berhasil menemukannya tepat waktu,” kata Juru Bicara IDF Daniel Hagari dalam jumpa pers pada Kamis, (16/11/2023) malam.

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana dia dibunuh.

Sejauh ini hanya empat dari 240 sandera yang diculik Hamas bulan lalu yang telah dibebaskan.

Para pejabat Israel mengatakan bahwa setidaknya 1.200 orang tewas dalam serangan lintas batas Hamas pada tanggal 7 Oktober yang dilakukan oleh ratusan orang bersenjata.

Sejak Israel memulai serangan baliknya, Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan 11.400 orang telah tewas di wilayah tersebut.

Al-Shifa, rumah sakit terbesar di Kota Gaza, menjadi fokus pertempuran pada awal minggu ini, dan digerebek oleh militer Israel pada Rabu, (15/11/2023) pagi.

IDF mengatakan Hamas telah menggunakan rumah sakit tersebut sebagai pusat komando, dan telah menghabiskan dua hari mencari bukti-bukti di kompleks tersebut. Hamas membantah beroperasi di sana dan BBC tidak dapat memverifikasi klaim kedua belah pihak secara independen.

Saat ini lebih dari 650 pasien, 500 staf medis dan lebih dari 5.000 pengungsi berlindung di rumah sakit.

Direkturnya Muhammad Abu Salmiya mengatakan kondisi di lokasi kejadian "tragis" dan rumah sakit kehabisan oksigen dan air.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement