Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK: Bagaimana 2045 Baik, Jika 2024 Diberikan Contoh Tidak Baik?

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Minggu, 19 November 2023 |20:53 WIB
JK: Bagaimana 2045 Baik, Jika 2024 Diberikan Contoh Tidak Baik?
Capres Ganjar Pranowo bertemu Jusuf Kalla (Foto: Giffar Rivana)
A
A
A

 

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengingatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) supaya bisa menjamin penyelenggaraan Pemilu 2024 berjalan dengan jujur dan adil. JK menilai Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila Pemilu 2024 dipenuhi dengan ketidaknetralan pemimpin dan aparat negara.

Hal itu disampaikan JK seusai pertemuan dengan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo selama lebih dari 1,5 jam di rumah kediamannya di Jalan Brawijaya Nomor 6, Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2023) petang.

"Keinginan kita negara harus baik. Juga keinginan Pak Jokowi. Bagaimana 2045 baik, tidak mungkin 2045 baik kalau hari ini tidak baik. Apabila diberikan contoh yang tidak baik pada 2024, maka menjadi bagian dari ketidakadilan pada tahun-tahun berikutnya," ujar JK.

JK menegaskan, cita-cita banyak orang senada dengan Jokowi yakni menjadikan Indonesia sebagai negara maju atau emas di tahun 2045 mendatang.

"Tetapi, syaratnya ialah berlaku adil dan berlaku netral. Begitu tidak, maka bangsa ini akan mengalami masalah," ucap JK.

JK yang merupakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat itu mengajak agar seluruh elemen bangsa bisa menjaga negara dengan baik demi persatuan. Pemilu, terang dia, tidak boleh menimbulkan perpecahan.

"Itu yang kita setujui bersama untuk menjaga bersama bangsa dan negara. Kita bisa berbeda secara politik, tapi kita tidak boleh berbeda dalam pilihan bernegara," tegas JK.

Dalam pertemuan dengan Ganjar, JK menyatakan turut membahas netralitas aparat negara di Pemilu 2024. Ia menjelaskan, netralitas penting dibahas agar Pemilu 2024 dapat berjalan dengan adil.

"Yang sangat penting ialah kita harapkan dalam situasi seperti ini maka peranan daripada aparat pemerintah apakah itu di pemerintahan, kepolisian, TNI maupun seluruh aparat negara itu melaksanakan pemilu secara aman, baik dan tentu netral," pungkas JK.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement