Akhirnya pada 17 Juni 1907, Sisingamangaraja XII yang terus menolak untuk menyerah akhirnya tewas setelah ditembak kepalanya oleh salah satu anggota Korps Marsose Belanda. Lebih tragis lagi, putri dan kedua putranya juga ditemukan tewas.
Sisingamangaraja XII akhirnya dikebumikan pada 22 Juni 1907 di Silindung. Namun, pada 14 Juni 1953 makamnya dipindahkan ke Makam Pahlawan Nasional, Soposurung, Balige.
Ia pun dikukuhkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan Surat Keppres No. 590 pada 19 November 1961.
Demikian kisah tragisnya Perang Batak hingga meninggalnya Raja Sisingamangaraja XII bersama dengan kedua putranya.
(Hafid Fuad)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.