Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Daftar Petinggi Hamas yang Jadi Korban Israel

Salsabila Fitirah Puteri , Jurnalis-Selasa, 28 November 2023 |18:55 WIB
Daftar Petinggi Hamas yang Jadi Korban Israel
Pendiri Hamas Syeikh Ahmad Yassin.
A
A
A

GAZA - Konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas masih berlanjut. Serangkaian serangan demi serangan pun terus dilakukan oleh ke dua belah pihak, yang mengakibatkan jutaan jiwa melayang sia-sia.

Serangan ini tidak hanya mengenai warga sipil, namun juga membunuh para pejabat dan petinggi Hamas.

Hamas adalah kelompok militan pembela Palestina, yang didirikan pada 1987.

Ahmed Yassin, sebagai pendiri Hamas, menyatakan pada 14 Desember 1987, dan Piagam Hamas yang disahkan pada 1988, menegaskan bahwa tujuan utama pendirian Hamas adalah untuk membebaskan Palestina dari pendudukan Israel dan membentuk sebuah negara Islam di wilayah yang kini menjadi Israel, Tepi Barat, dan Jalur Gaza.

Dilansir dari berbagai sumber, inilah daftar Petinggi Hamas yang menjadi korban serangan Israel.

1. Sheikh Ahmed Ismail Hassan Yassin

Sheikh Ahmed Ismail Hassan Yassin adalah seorang politikus dan imam Palestina yang mendirikan Hamas, sebuah organisasi Islam militan dan nasionalis Palestina di Jalur Gaza pada 1987.

Setelah pendiriannya, ia menjabat sebagai pemimpin spiritual organisasi tersebut.

Yassin, seorang tunadaksa yang hampir buta, menggunakan kursi roda sejak mengalami kecelakaan olahraga pada usia 12 tahun.

Pada 2004, dia tewas dalam serangan helikopter tempur Israel saat meninggalkan shalat Subuh di Kota Gaza.

Serangan tersebut, yang juga menewaskan pengawalnya dan sembilan orang lainnya, mendapat kecaman internasional. Prosesi pemakamannya di Gaza dihadiri oleh sekitar 200.000 warga Palestina.

2. Abdel Aziz Ali Abdul Majid al-Rantisi 

Abdel Aziz Ali Abdul Majid al-Rantisi yang dijuluki sebagai "Singa Palestina" adalah seorang pemimpin politik Palestina dan pendiri Hamas, bersama dengan Sheikh Ahmed Yassin.

Rantisi menjadi pemimpin politik dan juru bicara Hamas di Jalur Gaza setelah pembunuhan Ahmed Yassin yang dilakukan oleh Israel pada Maret 2004.

Rantisi menentang kompromi dengan Israel dan menyerukan pembentukan negara Palestina melalui aksi militer terhadap negara Yahudi.

Pada 1987, empat warga sipil Palestina di kamp pengungsi Jabalya tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemukim dan tentara Israel.

Rantisi bergabung dengan Ahmad Yassin untuk mendorong massa melakukan protes pendudukan, setelah kebaktian di masjid.

Ini adalah awal dari Intifada Pertama, yang berlangsung selama lima tahun. Rantisi menjadi organisator dan pemimpin populer yang usahanya membantu pembentukan Hamas.

Pada 17 April 2004, Angkatan Udara Israel menewaskan al-Rantisi dengan melepaskan rudal Hellfire dari helikopter Apache AH-64 ke mobilnya.

3. Salah Shehade

Salah Mustafa Muhammad Shehade lahir pada 24 Februari 1953. Ia adalah anggota gerakan Islam Palestina Hamas.

Dia memimpin sayap militer Brigade Izz ad-Din al-Qassam Hamas.

Selama Intifada Al-Aqsa, Shehade dituduh oleh Israel mendalangi beberapa serangan terhadap tentara Israel dan warga sipil di jalur Gaza dan di Israel. 

Dia sempat dijatuhi hukuman penjara selama dua belas tahun, namun dibebaskan pada 14 Mei 2000.

Pada 22 Juli 2002, Pasukan zionis Israel menargetkan rumah milik Shehade, menggunakan bom seberat satu ton yang dijatuhkan oleh pesawat F-16 di lingkungan al-Daraj Kota Gaza.

Delapan rumah hancur lebur, sembilan rumah rusak sebagian, dan 20 rumah lainnya rusak.

Lima belas orang tewas, termasuk Shehade, istri dan putrinya, serta tujuh anggota keluarga Matar yang tinggal bersebelahan dengannya.

4. Murad Abu Murad 

Murad Abu Murad adalah seorang komandan senior Hamas Palestina dan kepala operasi udara.

Ia merupakan salah satu anggota hamas yang terlibat dalam perencanaan serangan 7 Oktober di Israel.

Pada 14 Oktober 2023, militer Israel melaporkan bahwa mereka telah membunuh Murad pada hari sebelumnya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement