PADANG - Gunung Marapi meletus hebat pada Minggu 3 Desember 2023 sore. Hingga pagi ini, Rabu (6/12/2023), sebanyak 20 korban meninggal sudah dievakuasi, sementara 3 lainnya masih dalam pencarian. Dari angka tersebut, 15 sudah teridentifikasi, sedangkan 5 lainnya masih dalam proses identifikasi.
Berikut sejumlah faktanya:
1. Ada di Dua Lokasi
Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardiyanto saat mengunjungi Pos DVI (Disaster Victim Identification) mengatakan terindikasi ada dua lokasi para pendaki korban letusan Gunung Marapi.

Hujan Abu Marapi, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah
2. Pencarian Terus Dilakukan
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan proses evakuasi terhadap korban terdampak erupsi Gunung Marapi di hari ketiga, Selasa.
"Pencarian terus dilakukan, hingga pukul 12.15 WIB, tim masih di lapangan, di puncak dimana delapan orang sudah dimasukkan ke dalam body bag," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.
3. Evakuasi Estafet
Evakuasi dilakukan secara estafet, tim yang dibawah akan menyambut tim evakuasi yang berasal dari atas.
BACA JUGA:
"Untuk hambatan hari ini, sudah lima kali erupsi dari pagi pagi hingga pukul 11.00 WIB tadi, abu vulkanik sampai turun ke kaki bukit. Kondisi ini jarak pandang tim kurang dalam pencarian. Tim 1 SAR gabungan sejauh ini cerah (menunjukkan hasil), sementara tim 2 kami masih menunggu," ujar Abdul Malik
Berikut daftar lengkap seluruh pendaki korban terdampak erupsi Gunung Marapi (update pukul 07.00 WIB):