DEPOK - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid menggaungkan yel-yel 'Jaga Demokrasi, Ganjar-Mahfud di hati' saat menghadiri Istighosah di Pondok Pesantren (Ponpes) Assa'adah, Cipayung, Depok, Kamis (7/12/2023).
Awalnya Yenny mencontohkan sekaligus menjelaskan makna yel-yel tersebut dengan mengepalkan tangan kiri ke atas memiliki makna Jaga Demokrasi, kemudian tangan kanan membentuk angka tiga nomor urut Ganjar-Mahfud dan terakhir menyilangkan kedua tangan di dada.
"Kanan kiri ini adalah lambang internasional demokrasi dan perjuangan untuk menegakkan demokrasi dan demokrasi ini hak masyarakat, Ketika ada demokrasi, semua hak masyarakat lebih terjamin," kata Yenny sebelum meragakan yel-yel dihadapan masyarakat dan santri yang hadir.
"Karena suara tidak ada yang dibungkam semua sama mau anak Presiden, anak petani, anak tukang bakso semua sama dimata hukum karena ada demokrasi. Jadi demokrasi harus kita jaga," tambahnya.
Terlihat masyarakat dan santri yang hadir menirukan yel-yel yang digaungkan Yenny Wahid.
"Jaga Demokrasi, Ganjar-Mahfud di Hati," ucap masyarakat dan santri.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.