KUALA LUMPUR - Calon wakil presiden (cawapres) Partai Perindo Mahfud MD menilai bahwa jika Indonesia tidak bisa menjadi negara adil, maka tidak bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal itu ia ungkap dalam acara dialog kebangsaan bersama pelajar mahasiswa Indonesia se-Malaysia yang bertajuk 'Pemilu Demokratis Menuju Indonesia Emas' di World Trade Centre Kuala Lumpur, Jumat (8/12/2023).
"Kalau negara tidak adil, bisa kita tidak sampai ke Indonesia emas. Kalau di dalam pemahaman agama, negara yang tidak adil itu hanya menunggu kehancurannya," kata Mahfud.
Kemudian Mahfud mengutip Sayyidina Ali yang menyebut bahwa suatu negara akan kuat jika dipimpin secara adil meskipun pemimpinnya bukan beragama islam.
"Tapi akan musnah sebuah negara yang diperintah secara tidak adil Meskipun mungkin pemimpinnya mengaku Islam," katanya.
"Negaranya mungkin disebut Islam, Tapi coba lihat negara-negara Islam yang hancur belakangan ini, dan negara-negara lain yang juga hancur meskipun tidak Islam, pernah berjaya di masa lalu, (kemudian) hancur karena diperintah tidak adil," sambungnya.
Jadi, kata Mahfud, ia sangat meyakini bahwa ketidakadilan itu akan menghantarkan runtuhnya negara.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.