"Bayangkan jadi nilai-nilai seperti itulah yang dia tanamkan pada dirinya sendiri, sangat disiplin, sangat keras, dan saya bangga mempunyai dia. Sementara hari ini semuanya bangga untuk korupsi, berbanding terbalik semua yang terjadi hari ini," ujarnya.
Dia pun membandingkan, Munir menanamkan diri tentang antikorupsi, sedangkan dewasa ini orang justru merasa bangga melakukan korupsi. Sehingga, tak salah jika dia menilai adab bangsa Indonesia ini tengah diinjak-injak.
"Adab bangsa ini luar biasa terinjak-injak, katanya mayoritas yah, beragama, tapi kenapa korupsi itu begitu marak. Penjahat HAM dielu-elukan," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.