Ia mengatakan jika menjadi intelektual maka yang bertumpu di hati ini adalah moral. Karena kebenaran itu bukan ditentukan dengan bunyi pasal-pasal.
“Tapi sebenarnya bisikan hati nurani yang berlandaskan pada moral. Itulah sebabnya undang-undang dasar kita pembukaannya alenia keempat menyebutkan salah satu tujuan membentuk negara adalah untuk mencerdaskan kehidupan, mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukan mencerdaskan otak manusia, bukan mencerdaskan otak warga negara tapi mencerdaskan kehidupan,” jelasnya.
Kata Mahfud, mencerdaskan kehidupan itu artinya, mencerdaskan otak dan memuliakan watak sehingga timbul sikap-sikap intelegensi, sikap-sikap kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Angkasa Yudhistira)