Indonesia saat itu mengangkat gagasan resiliensi berkelanjutan pada forum internasional yang dihadiri banyak negara. Berselang satu tahun kemudian, ASEAN diadopsi gagasan resiliensi berkelanjutan yang tertuang pada Deklarasi Pemimpin ASEAN pada KTT di Jakarta tahun ini.
Pemerintah Indonesia melihat, gagasan itu untuk menjawab meningkatnya risiko sistemik, dan tantangan risiko yang saling terkait yang ditimbulkan oleh pertumbuhan populasi, urbanisasi yang pesat, dampak perubahan iklim.
Dan pemanfaatan sumber daya lahan yang tidak berkelanjutan, yang mengakibatkan konsekuensi negatif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi tidak hanya di kawasan Asia Tenggara tetapi juga global.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.