Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

6 Fakta Satgas Damai Cartenz Memburu Anggota KKB di Bumi Cendrawasih

Awaludin , Jurnalis-Sabtu, 23 Desember 2023 |06:01 WIB
 6 Fakta Satgas Damai Cartenz Memburu Anggota KKB di Bumi Cendrawasih
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pasukan gabungan TNI-Polri mengklaim berhasil menguasai sejumlah tempat yang dijadikan markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sepanjang tahun 2023.

Tak hanya itu, Satgas Damai Cartenz juga mengklaim telah menyita sejumlah senjata api milik kelompok teroris tersebut. Berikut sejumlah faktanya:

1. Kuasai 42 Lokasi KKB

"Kami berhasil menduduki atau menguasai sebanyak 42 titik markas KKB di beberapa wilayah hukum Polda Papua," ujar Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani, kepada awak media dikutip, Jumat (22/12/2023).

Selain markas, kata Faizal, operasi Damai Cartenz juga berhasil menyita 32 pucuk senjata api, 1.279 butir amunisi, 25 unit magasin, 107 alat komunikasi. Selanjutnya, 31 bilah senjata tajam, 334 barang lainnya (atribut, bendera dan lainnya) dan kami telah berhasil menduduki/menguasai sebanyak 42 titik markas KKB.

2. Tewaskan 19 Anggota KKB

Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani mengatakan, sepanjang Januari hingga akhir Desember 2023, penegakan hukum yang dilakukan TNI-Polri menewaskan 19 anggota KKB.

“Tercatat ada 19 anggota KKB tewas dalam penindakan yang dilakukan anggota di lapangan,”ungkap Faizal.

Sedangkan untuk total korban dalam peristiwa di Papua, baik dari aparat TNI-Polri dan warga sipil mencapai 60 orang. "20 prajurit TNI, 3 orang anggota Polri, dan 37 orang masyarakat sipil," jelasnya

3. 84 Orang Terluka

 

Selain korban meninggal dunia, korban luka akibat kebiadaban KKB teroris di berbagai tempat mencapai 84 orang.

"Korban luka terbanyak masyarakat sipil 50 orang, prajurit TNI 24 sementara anggota Polri 3 orang," kata Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani.

4. KKB Papua Bunuh 79 Orang

 

 

Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani mengatakan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Teroris membunuh 79 orang, di berbagai wilayah di Tanah Papua, selama kurun tahun 2023.

“Para korban terdiri dari 20 prajurit TNI, 3 anggota Polri, 37 orang masyarakat sipil, dan 19 orang anggota KKB," kata Kombes Faizal dikutip Kamis (21/12/2023).

Faizal memaparkan, untuk korban yang luka-luka tercatat 84 orang terdiri dari 24 prajurit TNI, tujuh anggota Polri, 50 orang masyarakat dan tiga orang anggota KKB. Korban yang gugur maupun mengalami luka-luka itu berasal dari 20 kontak tembak, dua kasus penyerangan pos, 19 bunyi tembakan, 39 penembakan, 16 penganiayaan berat.

5. Aksi KKB di Papua

 

Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani mengatakan, lima kasus penganiayaan biasa, lima kasus pembunuhan, 32 pembakaran dan 52 gangguan lain-lain.

“Sedangkan aksi yang dilakukan KKP (kelompok kriminal politik) sebanyak 108 aksi, berupa unjuk rasa, mimbar bebas, pertemuan diskusi atau rapat tertutup, propaganda, jumpa pers, foto dukungan, pembagian selebaran, penggalangan dana, doa bersama,” ungkap Faizal.

Dia melanjutkan, aksi itu terjadi di Kota Jayapura sebanyak 56 aksi, Kabupaten Jayapura 18 aksi, Yahukimo 3 aksi, Pegunungan Bintang empat aksi, Mimika enam aksi,Jayawijaya 19 aksi, Dogiyai dua aksi, dan Kabupaten Nabire satu aksi.

"Aksi-aksi yang terjadi tersebut didominasi oleh aksi dari kelompok KNPB dan ULMWP," kata Kombes Faizal.

Dia melanjutkan, selama tahun 2023, penegakan hukum yang dilakukan Ops Damai Cartenz kepada KKB Papua sebanyak 98, terdiri dari 65 tahap penyelidikan dan 33 tahap penyidikan. 25 berkas diantaranya telah dinyatakan lengkap (P-21).

6. Proses Hukum Terhadap KKB

 

Kasatgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani mengatakan, untuk proses hukum terhadap KKP dilakukan kepada 7 (tujuh) orang tersangka, dengan uraian dua orang sudah tahap II (Agus Kosay, Benius Murib) dan lima orang masih proses sidik (Person Murib, Aris Wenda dan lainnya).

"Kasus-kasus menonjol yang terjadi sepanjang tahun 2023 sebanyak 204 kejadian terdiri dari 44 kejadian terjadi di Kabupaten Puncak, 32 di Intan Jaya," ujarnya.

"38 kejadian Yahukimo, 18 kejadian Nduga, 27 kejadian di Pegunungan bintang, 12 kejadian Dogiyai, 17 kejadian di Jayawijaya, 15 kejadian di Kabupaten Jayapura dan tiga kejadian di Kabupaten Mimika," tutup Faizal.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement