Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Turun ke Sawah, Ganjar Pranowo Siap Tambah Pupuk Khusus Petani Kecil di Demak

Manik Priyo Prabowo , Jurnalis-Rabu, 03 Januari 2024 |00:48 WIB
Turun ke Sawah, Ganjar Pranowo Siap Tambah Pupuk Khusus Petani Kecil di Demak
Ganjar Pranowo (Foto: MPI)
A
A
A

 

DEMAK - Calon Presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo disambut meriah oleh seribu lebih petani di Kabupaten Demak, Selasa (2/1/2024).

Teriakan Ganjar Pranowo Presiden dilontarkan oleh para petani. Mereka menunjukkan antusiasme besar saat kedatangan Ganjar Pranowo di Desa Wilalung, Kecamatan Gajah.

Bahkan sorakan semakin terasa saat mantan Gubernur Jawa Tengah itu berkomitmen akan menambah kuota pupuk khusus petani guna mengatasi kekurangan pupuk saat ini.

"Maka Ganjar-Mahfud berkomitmen negara harus memenuhi kebutuhan pupuk petani," ujar Ganjar Pranowo usai menerima caping gunung dari petani Kabupaten Demak, Selasa (2/1/2024).

Ganjar yang tiba di lokasi langsung melayani permintaan salaman dan berswafoto bersama. Dia pun tak lupa untuk berdialog dengan petani.

Para petani itu pun curhat ke Ganjar, mulai dari air irigasi, kekurangan pupuk, hingga usulan untuk program utang kredit usaha rakyat (KUR) khusus modal tanam.

Menurut Ganjar, pupuk sudah menjadi kebutuhan pokok petani dalam berproduksi. Sehingga, pemerintah harus menyediakan pupuk sesuai dengan kuota yang dibutuhkan petani.

Salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik pupuk. Untuk distribusinya, akan dilakukan melalui satu data KTP Sakti.

"Biar juga tepat sasaran, nanti pendataan hanya pakai KTP. Ya, KTP Sakti," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan soal program pemutihan utang bagi petani.

"Kemarin nelayan, nah sekarang ini untuk petani. Kemarin saya buka datanya petani, kita hitung untuk kredit macet kurang lebih angkanya Rp600 miliar," ujar Ganjar.

Dari angka itu, menurut Ganjar, bisa dilakukan pemutihan. Sehingga petani merasa terbantu terutama mereka yang mengambil KUR.

"Karena petani merasa kesulitan, maka kita akan hapus (pemutihan) yang kurang lebih Rp600 miliar itu," paparnya.

Sementara itu, Adi Leo Saputra, salah satu petani mengaku bahwa program Ganjar berpihak pada petani. Baik soal pupuk hingga pemutihan utang. "Kami dukung Pak Ganjar sepenuhnya karena programnya bagus untuk petani," tandasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement