Saat tertangkap, Djoni memakai nama samaran, Than Chin Guan. Nama dari guru kungfunya, berulang kali diinterogasi oleh tentara Malaysia dan Singapura. Dia disiksa, tapi tetap saja Djoni menutup rapat identitas aslinya.
Namun identitas aslinya pun terkuak sebagai prajurit KKO. Dia akhirnya divonis hukuman mati. Sebelum dieksekusi, adanya perubahan situasi (perdamaian), Djoni Liem dibebaskan dalam keadaan hidup dan menetap di Surabaya.
Serma KKO (Purn) Djoni Liem adalah seorang Purnawirawan TNI Angkatan Laut berdarah Tionghoa yang memiliki julukan "Semburan Mulut Berbisa" yang bisa meluncurkan jarum, mata kail pancing, silet dan beras dari mulutnya dengan jarak kurang lebih sekitar 30 meter.
Atas dedikasinya yang tinggi terhadap negara, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) memberikan Piagam Penghargaan kepada Serma KKO (Purn) Djoni Matius Liem.
"Menyampaikan ucapan berterima kasih dan sangat bangga kepada Serma KKO (Purn) Djoni Matius Liem yang telah memberikan jasa dan pengabdiannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, TNI AL/Korps Marinir pada penugasan mulai operasi Dwikora, Trikora, PRRI/Permesta, DI/TII, RMS dan Operasi Seroja,”ujar Mayjen Suhartno dikutip dari tni.mil
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.