Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Sukabumi Picu Aktivitas Vulkanis Gunung Salak, Ini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 08 Januari 2024 |13:14 WIB
Gempa Sukabumi Picu Aktivitas Vulkanis Gunung Salak, Ini Penjelasan BMKG
Gunung Salak/ist
A
A
A

 

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan TERKAIT gempa yang bisa memicu aktivitas gunung api.

Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat ramai di media sosial terkait isu gempa di Sukabumi yang dikaitkan dengan aktivitas Gunung Salak.

“Terkait (gempa) dengan (aktivitas) kegunungapian, juga tidak mudah sebuah gempa bisa memicu gunung api karena banyak faktor yang bisa dijadikan sebuah gempa itu bisa menyebabkan terpicunya aktivitas vulkanisme,” tegas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Senin (8/1/2024).

Daryono melanjutkan, sebuah teori bahwa gempa bisa memicu aktivitas gunung api, hal ini terjadi jika gunung api aktivitasnya sedang naik. Misalnya, produksi magmanya yang sedang meningkat. Sehingga, jika terjadi gempa maka berpotensi memicu aktivitas gunung api.

“Sebenarnya, ada teori bahwa sebuah gunung api itu bisa terpicu apabila gunung api saat itu sedang aktif ya, misalnya magmanya sedang produktif dan dia sedang terjadi aktivitas yang naik, maka itu bisa memicu,” ungkapnya.

Dia memberi contoh seperti halnya ketika terjadi gempa di Yogyakarta beberapa waktu lalu dan juga memicu aktivitas Gunung Merapi. Mengingat, pada saat itu aktivitas Gunung Merapi juga sedang mengalami peningkatan.

“Seperti yang terjadi Merapi saat terjadi gempa, Gunung Merapi di Yogyakarta bisa terpicu pasca gempa memang kondisi Gunung Api sedang aktif. Tapi kalau gunung apinya tidak sedang aktif, maka tidak akan terpicu,” jelas Daryono.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement