Edwin pun menyebut JIP ditelepon sang ayah untuk memantau situasi di depan markas TNI tersebut.
"Memang ditelepon ayahnya untuk memantau situasi di depan markas, karena bapaknya mendapat informasi ada keramaian di markas tersebut," ungkapnya.
Lebih lanjut, Edwin menjelaskan bahwa JIP saat itu memarkir mobil di ruko seberang markas Yonif dan mengambil gambar situasi saat kejadian. Namun, ketika mengambil gambar JIP dihampiri salah satu oknum TNI dan melakukan penganiayaan hingga dibawa ke dalam markas.
"Jadi JIP ini dia parkir mobil di ruko seberang pos 1, kemudian dia ambil gambar situasi di situ. Ketika dia ambil gambar di situ, tentara langsung menghampirinya dan melakukan penganiayaan ke JIP, dan membawanya masuk ke dalam markas," tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )