Sabda Palon identik dengan Semar dalam lakon Mahabharata versi Jawa. Dalam dunia pewayangan, dia muncul bersama anak-anaknya, yakni Gareng, Petruk, dan Bagong.
Menurut Antropolog Paul Stange dalam penelitiannya pada 1988, Sabdo Palon merupakan inkarnasi sebagai Semar, yang dikenal sebagai mahaguru di Tanah Jawa. Mereka adalah titisan dewa dari kayangan yang sengaja turun ke bumi menjadi panakawan (kawan yang paham). Tugasnya menjadi pemomong raja dan pengayom kawula. Nama ini kerap disandingkan dengan sosok Naya Genggong. Keduanya senantiasa hadir mengiringi pemerintahan raja-raja Jawa di masa Hindu-Buddha.
Berikut ramalan Sabda Palon untuk tahun 2024 dalam akun youtube @Nauraproduction :
1. Banyak Orang Akan Tinggalkan Tanah Jawa
Dalam ramalan Sabda Palon, banyak orang akan meninggalkan tanah Jawa. Lantaran hilangnya pusat kekuatan spiritual dan kebudayaan. Serta berkurangnya kekayaan alam yang melimpah sehingga tidak lagi mata pencaharian di sana.
2. Pola Pikir Manusia Berubah
Selain itu, beberapa nilai spiritual serta pikir manusia di Indonesia akan berubah. Salah satunya hilangnya kepercayaan dalam agama. Dikarenakan banyak mengejar materi kehidupan dibandingkan spiritual.