Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Apa Itu Carok? Tradisi Menyeramkan yang Memakan Korban Jiwa di Madura

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 17 Januari 2024 |07:30 WIB
Apa Itu Carok? Tradisi Menyeramkan yang Memakan Korban Jiwa di Madura
Ilustrasi Carok tradisi di Madura (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Apa itu Carok? Tradisi menyeramkan yang memakan korban jiwa di Madura. Pasalnya, Carok merupakan salah satu tradisi unik asal Madura yang begitu lekat dengan kekerasan.

Tradisi ini ditandai dengan pertarungan berdarah menggunakan senjata tajam seperti celurit.

Keberadaan tradisi ini membuat masyarakat Madura lekat dengan imej keras dan temperamental. Tradisi ini, sebenarnya upaya orang Madura memulihkan kehormatan dan harga dirinya yang telah dicabut pihak lain.

Lantas apa itu Carok? Tradisi menyeramkan yang memakan korban jiwa di Madura berdasarkan buku berjudul Manusia Madura pada 2007 mengatakan, masyarakat setempat memegang prinsip: etambang pote mata lebih bagus pote tolang. Artinya, daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati berkalang tanah.

Pada abad ke-12 zaman Kerajaan Madura saat dipimpin Prabu Cakraningrat, dan abad ke-14 di bawah pemerintahan Jokotole, istilah carok masih belum dipahami. Bahkan pada masa pemerintahan Penembahan Semolo, putra dari Bindara Saud putra Sunan Kudus di abad ke-17, tidak ada istilah Carok.

Pemicu terjadinya Carok bisa banyak hal, dari perebutan kekuasaan, warisan, hingga perselingkuhan. Tradisi ini pertama kali berkembang di Madura pada zaman pendudukan Belanda, sekitar abad 18.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement