NGAWI - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo merespons saran Peneliti Pusat Riset Politik di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Agus Rubianto Rahman terkait referendum pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kalimantan Timur.
Menurutnya, kalau mau direvisi, ada proses politik. Tidak segawat itu pakai referendum. "Kalau mau direvisi, ya ada proses politik yang ada. Nggak segawat pakai referendum. Berbeda saya berpikirnya," kata Ganjar kepada wartawan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Kamis (18/1/2024).
Ganjar pun enggan menggunakan berbicara referendum terlalu jauh. "Nggak, nggak apalagi referendum. Jauh amat, kayak nggak ada lobi politik saja, nggak nggak," ujarnya.
Ganjar menilai kalau mau dibicarakan ya berpatokan kepada undang-undang saja. "Kita bicara gampang saja, UU itu kalau mau dibicarakan silahkan dan berpatokan kepada UU," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.