Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak Bogor, Polisi Sebut 14 Orang Jadi Korban

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Selasa, 23 Januari 2024 |14:22 WIB
 Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak Bogor, Polisi Sebut 14 Orang Jadi Korban
Illustrasi (foto: dok freepik)
A
A
A



JAKARTA - Sebanyak 14 orang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan beruntun di Jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Semua korban dalam kondisi selemat dan tengah dirawat.

"Ada 14 korban luka-luka. Tidak ada yang meninggal," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha saat dikonfirmasi, Selasa (23/1/2024).

Para korban telah dievakuasi dan tengah menjalani perawatan intensif di RS Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisarua, Bogor.

"Dibawa ke rumah sakit Paru, Cisarua, RSPG," jelasnya.

Sebelumnya polisi memastikan ada korban dalam kecelakaan beruntun tersebut. Namun, pihak kepolisian masih belum dapat memastikan terkait ada tidaknya korban meninggal dunia.

"Nanti yang menyatakan meninggal kan dokter, bukan kita, dibawa ke rumah sakit dulu. Belum ketahuan (berapa orang), soalnya tadi arus macet yang ke atas. Mohon waktu nanti dikabari," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha.

Kecelakaan yang melibatkan 5 kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Polisi masih berada di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Kendaraan yang terlibat (kecelakaan) 5 unit," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama dalam keterangannya, Selasa (23/1/2024).

Kelima kendaraan yang terlibat kecelakaam tersebut yakni truk boks, angkot berwarna biru, Suzuki XL7, angkot berwarna kuning dan boks kecil.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement