Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sikapi Kondisi Politik Terkini, Rektor Unhas Minta Hargai Kebebasan Berpendapat

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2024 |16:59 WIB
Sikapi Kondisi Politik Terkini, Rektor Unhas Minta Hargai Kebebasan Berpendapat
Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Melihat kontestasi politik dengan eskalasi yang semakin mengkhawatirkan, terutama saat debat dan pertentangan mengenai pilihan capres-cawapres, Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), mengambil sikap mengeluarkan maklumat.

Secara tegas, Jamaluddin menyebut maklumat itu disampaikan kepada semua dosen dan tenaga pendidik (Tendik) di lingkungan Universitas Hasanuddin.

 BACA JUGA:

Bedasarkan surat maklumat rektor Nomor: 05426/UN4.1/HK.05/2024 yang diterima MNC Portal Indonesia, terdapat enam poin yang disampaikan Jamaluddin agar bisa dijadikan pedoman untuk para dosen, tendik dan segenap sivitas akademika Unhas. Dia meminta agar seluruh keluarga besar Unhas harus terlibat aktif menjaga situasi politik saat ini.

Selain itu, Rektorat juga menyebut kebebasan berpendapat harus dihargai dengan menjunjung tinggi amanat konstitusi. Terkait pilihan politik yang berbeda dia menegaskan hal tersebut harus tetap dihormati dan dihargai.

Dia juga melarang para tenaga pengajar melakukan kampanye hitam terhadap salah satu peserta Pilpres 2024 dengan menyebarkan berita hoaks.

Pihaknya menginginkan agar pesta demokrasi lima tahunan sekali ini berjalan baik dengan menjalankan hal tersebut. Berikut adalah enam poin maklumat rektor Unhas:

 BACA JUGA:

(1) Harus aktif menjaga situasi dan kondisi termasuk ikut memperbaiki suasana perbincangan agar tidak mengarah ke hal-hal yang provokatif dan intimidatif.

(2) Kebebasan berpendapat kita hargai dan junjung tinggi sebagai amanat konstitusi, tapi pilihan politik yang beragam juga harus dihormati dan dihargai.

(3) Meskipun terdapat perbedaan pilihan dan preferensi calon presiden, saya ingatkan untuk tidak melakukan kampanye hitam terhadap calon presiden yang tidak disukai. Hindari menyebarkan informasi hoax dan berita-berita yang belum terverifikasi kebenarannya dan tidak diketahui sumbernya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement