Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kolaborasi Kopassus dan Marinir Kuasai Benteng Pemberontak Permesta

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 03 Februari 2024 |04:06 WIB
Kolaborasi Kopassus dan Marinir Kuasai Benteng Pemberontak Permesta
Denjaka Marinir TNI AL (Foto: TNI AL)
A
A
A

Setelah sampai di puncak bukit, tim RPKAD menemukan jalan setapak yang dipenuhi semak belukar yang ternyata mengarah ke pos musuh. Setelah akhirnya berjarak 25 meter dari pos musuh, terlihat personel Permesta yang sedang menghangatkan badan di tungku api. Tim pun segera membagi tugas untuk melakukan penyerangan. Ditempatkan penembak bren, penemmbak launcher, dan penembak granat untuk setiap pos yang akan diserang.

Namun, karena keadaan malam hari dan gelap gulita, maka terlalu membahayakan apabila terjadi baku tembak. Tim RPKAD pun melakukan tindakan pendadakan. Setelah tembakan penyergapan dilakukan, terjadi perkelahian satu lawan satu dengan sangkur, tanpa ada letusan. Pukul 4 pagi, lokasi dapat dikuasai. Musuh yang selamat melarikan diri dan meninggalkan senjata berat yang nantinya digunakan untuk menyerang musuh yang berada di bawah bukit.

Lokas tersebut lalu diserahkan kepada KKO, dan RPKAD melanjutkan bergerak ke depan. Mereka menghadapi musuh lagi dan terjadi pertempuran sengit selama 2 jam.

Tanggal 3 September 1958, pukul 6 pagi, pertahanan Permesta di Gunung Potong dapat dikuasai seluruhnya oleh RPKAD. Dengan keberhasilan itu, pasukan Permesta kembali melakukan gerilya yang ditumpas oleh operasi lanjutan yang dilakukan oleh calon RPKAD dari Batalyon 2/RPKAD di bawah pimpinan Kapten Seno Hartono dan Kapten S. Soekoso.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement