JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melakukan antisipasi di musim Pemilu 2024. Bahkan, mereka menyiapkan psikolog.
Berikut fakta-faktanya:
1. Psikolog untuk Caleg gagal
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiapkan para psikolog di 25 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Ibu Kota untuk melayani Caleg yang gagal terpilih di Pemilu 2024.
2. Antisipasi Caleg alami gangguan jiwa
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menyebutkan, hal itu dilakukan sebagai antisipasi jika ada caleg yang mengalami gangguan kejiwaan usai tak terpilih dalam Pemilu 2024.
“Apabila ada peserta pemilu, caleg, atau timses yang stress hingga gangguan jiwa/gangguan kesehatan mental karena gagal memenangkan Pemilu 2024 yang membutuhkan pendampingan psikolog, ada psikolog yang tersebar di 25 puskesmas se-DKI,” kata Ani lewat keterangannya, Selasa 6 Februari 2024.
3. Sediakan fasilitas dan layanan kesehatan jiwa
Ani menambahkan, bahwa pihaknya turut menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan jiwa yang tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duren Sawit.
“RSUD Duren Sawit sebagai pusat rujukan utama untuk menangani berbagai kondisi, termasuk stres dan gangguan kesehatan mental,” kata Ani.