"Kemudian, juga bisa juga terjadi rekayasa, jadi kita sendiri sudah tidak menggunakan metode itu untuk mengukur suhu di masyarakat. Kita menggunakan metode yang berbeda, survei triangulasi," katanya.
"Sering dijelaskan oleh Mas Andi Wijayanto, yang menggunakan banyak, metodenya jauh lebih komprehensif menggunakan banyak variable yang kemudian dikumpulkan jadi satu dan samplingnya jauh lebih besar sekali," sambungnya.
Dengan survei menggunakan metode triangulasi, kata Yenny, justru pasangan Ganjar-Mahfud unggul dibanding yang lain. Menurutnya, hasil-hasil survei yang saat ini beredar di masyarakat terlalu memaksakan agar pemilu terlihat dapat selesai hanya dalam satu kali putaran.
"Tapi kita enggak tahu ya, namanya keajaiban untuk kelompok 03 bisa saja terjadi kalau rakyat berkehendak. Yang jelas bahwa untuk paslon yang akan masuk dari hasil survei internal itu 02 dan 03," katanya.
"Jika sudah begitu, kita lebih percaya diri. Putaran kedua akan sangat berbeda sekali dinamikanya," sambungnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.