JAKARTA – Diaspora Indonesia yang berada di luar negeri juga antusias menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 ini. Salah satunya adalah Priska Infanger, diaspora Indonesia yang saat ini tinggal di Zug, Swiss.
Pemungutan suara di Swiss telah digelar pada Sabtu, 10 Februari di tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di dekat Kedutaan besar RI (KBRI) di Bern. Priska sendiri telah menggunakan hak pilihnya melalui pencoblosan via pos, karena jarak tempat tinggalnya yang jauh dari TPS.
Proses pemungutan suara seperti ini memang bukan hal yang asing bagi Priska yang telah 11 tahun tinggal di Swiss dan telah beberapa mengikuti Pemilu di luar negeri.
Meski terkendala keterbatasan aliran informasi, Priska mengatakan bahwa WNI dan diaspora di Swiss tetap aktif untuk mencari tahun visi dan misi pasangan calon presiden dan calon legislatif yang akan mereka pilih. Sedangkan terkait pilihan calon presidennya, Priska mengatakan bahwa dirinya memiliki kriteria tertentu.
“Saya cari yang serius. yang saya lihat kinerja kerja yang sudah ada, yang ada buktinya bukan hanya janji-janji. Ada kerja nyata lah,” ujarnya saat live streaming program Dengar Bersama, Coblos & Opini Demokrasi (Debar COD) Okezone dan Trijaya FM, Rabu (14/2/2024)
Dia berharap presiden Indonesia berikutnya dapat melanjutkan pekerjaan yang sudah dilakukan pemerintahan sebelumnya, mempercepat program yang belum terlaksana, dan memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki di Indonesia.
“Saya harapannya, (Presiden berikutnya) benar-benar serius menangani Indonesia, menangani segala masalah dan meneruskan apa yang sudah dilakukan presiden sebelumnya, meneruskan kinerja Pak Jokowi,” kata Priska.
“Terutama buat kita diaspora di luar negeri dimudahkan proses paper dan sebagainya.”
(Rahman Asmardika)