Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gegara Kekurangan Surat Suara, Pemilih di Malang Nyaris Ricuh karena Kecewa

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 14 Februari 2024 |14:20 WIB
    Gegara Kekurangan Surat Suara, Pemilih di Malang Nyaris Ricuh karena Kecewa
TPS di Malang (foto: dok MPI)
A
A
A

MALANG - Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Malang mengalami kekurangan surat suara saat Pemilu 2024 berlangsung. Kekurangan surat suara itu terjadi pada surat suara calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres)

Dari informasi yang dihimpun ada setidaknya tiga TPS di Kelurahan Pandawangi, yang kekurangan surat suara hingga 294. TPS itu berada di TPS 3, TPS 4, dan TPS 12.

Di TPS 3 Kelurahan Pandawangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang misalnya, kekurangan 119 surat suara capres dan cawapres. Sedangkan di TPS 4 Kelurahan Pandanwangi, terdapat kekurangan 75 surat suara untuk Capres dan cawapres.

Hal ini membuat aktivitas pemungutan suara dihentikan karena surat suara sudah habis. Di TPS 3 Kelurahan Pandawangi, bahkan sempat terjadi kericuhan dan protes para pemilih karena kecewa hendak menyuarakan hak suaranya.

Ketua KPPS TPS 3 Indra Wicaksono mengakui ada kekurangan surat suara untuk Capres dan Cawapres sebanyak 119 surat suara. Kekurangan itu baru diketahui ketika proses penghitungan surat suara, saat proses pencoblosan sudah berlangsung.

"Saya hitung di depan saksi itu suratnya kurang 119 untuk presiden dan wakil presiden itu saja, yang lainnya pas," ucap Indra Wicaksono, ditemui MPI di TPS 3 Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang, Rabu siang (14/2/2024).

Ia mengakui akhirnya terpaksa menghentikan proses pencoblosan karena kekurangan surat suara untuk Capres dan Cawapres. Apalagi pihaknya belum menerima keputusan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan maupun dari KPU Kota Malang.

"Ada marah sedikit tadi, tapi tidak sampai ricuh. Kami hentikan dulu pencoblosan sambil nunggu surat suara dan kebijakan dari atasan. Pemilih sementara pulang, nanti kita hubungi lagi kalau ada tambahan," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement