Kahpiana menerangkan jika kepergian Almarhum bukan pada saat mengawasi pemilihan namun sebelum pemilihan.
"Jadi almarhum itu tidak ikut mengawas, terjatuh sebelum pemilihan, masuk rumah sakit, tiba-tiba ada kabar meninggal dunia," ucapnya.
Atas meninggalnya Almarhum ini, Bawaslu Kabupaten Bandung pun mengucapkan rasa belasungkawanya atas kepergian Agan.
Dan bahkan kini di kantor Bawaslu Kabupaten Bandung mengibarkan bendera setengah tiang atas meninggalnya Almarhum.
Selain itu, Kahpian pun mengimbau, kepada seluruh petugas untuk mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kesehatan.
"Jangan lupa makan harus dijaga, dan juga jangan minum kopi sebelum makan," katanya.
Kahpi mengungkapkan, kini dari laporan yang diterima sebanyak 21 petugas pengawas mengalami sakit.
Dari jumlah tersebut, kata Kahpi, satu orang merupakan pengawas kecamatan, dan satu orang pengawas Desa.
"Sisanya pengawas TPS, kebanyakan sakit asam lambung," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)